Yes, I'm In Love


Bukan karena dia adalah orang pertama yang saya lihat setiap saya bangun pagi, tapi karena genggaman tangannya yang tidak pernah dia lepas sejak saya tertidur hingga saya terbangun lagi.

Bukan karena kami menghabiskan banyak pagi bersama, atau karena kami sama-sama menyukai secangkir kopi di pagi hari, tapi karena bagaimana kami menghabiskan semua pagi itu sambil tersenyum, sambil bercerita, sambil tertawa.

Bukan karena dia orang yang humoris, mampu membuat saya tertawa bahkan pada hal-hal kecil sekali pun, tapi karena saya tidak pernah bosan dengan semua tawa itu, tidak pernah bosan mendengarnya bercerita, tidak pernah bosan mendengar suara tawanya.

Yes, I'm in love. Really really in love to the person who looks at me like I'm the only woman in this world. I'm in love to the person who kisses my eyes before sleeping. I'm in love to the person who never complained my laziness, my bad habits (yes, I'm trying to remove my bad habits), my grumbling, my forgetfulness, my carelessness...sigh...I have plenty of them.

Yes, I'm in love with you. With your patience, your smile, your sparkling eyes, your dense hair, your voice when you're reciting Alquran and when you're singing Hey Jude with your own version :D

I love every little thing about you. I love you more and more, day by day. The more I know you, the more I adore you.

Yes, I'm in love with my McBright's comet, my new best friend, my husband :)

Comments

Popular posts from this blog

Saya dan Tahun 60-an

I (Don't) Love My Boss (Part I)

Pierre Tendean (Lagi-lagi)