Before Sunset
Pas kemarin googling-googling, saya nemu sebuah kisah tentang latar belakang trilogi Before ini. Ternyata film yang dibuat setiap 9 tahun sekali ini adalah proyek seumur hidup dari sutradaranya, Richard Linklater. Film pertama, Before Sunrise merupakan kisah dari sang sutradara itu sendiri ketika itu dia bertemu seorang gadis bernama Amy dan kemudian mereka menghabiskan satu hari bersama. Sayangnya Richard mendengar kabar kalau Amy telah meninggal karena kecelakaan bertahun-tahun setelah Before Sunrise rilis. Duh, sebuah film yang didekasikan untuk seorang gadis yang hanya bersamanya sehari. Isn’t it romantic? Jujur, ekspektasi saya pada sekuelnya, Before Sunset benar-benar tinggi entah mengapa. Dan setelah menonton sekuelnya, saya memang lebih suka film kedua ini! :D Hmm... kenapa ya? Mungkin karena saya lebih menyukai usia-usia di akhir 20-an atau di awal-awal 30-an. Usia dimana kita bisa saja telah menjadi dewasa dalam segala hal (meskipun saya tidak yakin kita akan dewas...