Posts

Showing posts from January, 2011

Matryoshka (Bag. 2)

Moskow, penghujung musim dingin Aku menangis. Seharusnya aku menangis. Tapi tidak di hadapan ‘wanita penting’ yang kini berdiri di depanku. Aku yang mengundangnya kemari, di depan Kathedral st. Basil. Sudah saatnya aku mengalah dan membuang sifat egoisku. Mrs. Petrovsky memang benar, jangan menghancurkan kebahagiaan wanita lain seperti sahabatnya sendiri yang menghancurkan kebahagiaannya. Tapi keputusanku ini bukan karena kisah Mrs. Petrovsky, bukan juga karena aku merasa bersalah atau karena aku tak ingin mengkhianati wanita yang belum sepenuhnya aku kenal ini. Juga bukan karena aku tak membutuhkan Pak Tegar lagi, karena ternyata saat aku mengambil keputusan ini justru rasa butuh itu semakin besar dan nyaris membuatku mengurungkan niatku untuk menyelesaikan semuanya sebelum aku kembali ke Indonesia. Semua itu lebih karena aku menyerah, aku putus asa. Aku tak punya energi lagi untuk mempertahankannya, aku lelah dan ingin berhenti saja.

Matryoshka

Image
Moskow, awal musim gugur. Rusia, orang menyebutnya negeri beruang merah. Sebuah negara terluas di dunia yang dulunya adalah bagian dari negara blok timur, negara komunis yang menjadi musuh bebuyutan Amerika Serikat, yaitu Uni Soviet. Siapa yang tidak kenal dengan Rusia dan KGB mereka? Atau pemimpin mereka yang terkenal diktator, Josef Stalin? Aku sendiri mengenal Rusia dari sebuah film kartun berjudul Anastasia, dan dalam benakku orang-orang Rusia itu identik dengan Rasputin – tokoh antagonis dalam film itu. Ini merupakan tahun keempatku di Moskow, ibu kota Rusia. Sebuah kota terluas di Eropa yang didaulat menjadi kota termahal di dunia dua tahun berturut-turut. Sudah tiga tahun aku kuliah di Universitas Negeri Moskow dengan bantuan beasiswa yang kudapat dari sebuah badan amal. Aku yang sebenarnya bercita-cita untuk kuliah di Inggris atau Prancis, atau minimal Belanda kini harus terdampar di sebuah kota tua yang penuh dengan bangunan-bangunan berarsitektur klasik nan indah ini.

MY 2010 : BACK TO 60'S

Image
2010 – rasanya baru sebentar saya melewati tahun 2009 dan kini tahun 2010 pun telah beranjak. Tidak terlalu banyak hal yang menarik yang terjadi di tahun ini sehingga saya tidak begitu ingat hal-hal istimewa apa yang telah saya lewati sepanjang tahun 2010 kemarin. Hmm.. tidak juga. Enam bulan terakhir di tahun 2010 saya banyak mengenal hal-hal baru yang cukup merubah total pandangan hidup saya selama ini.
Sedikit membahas hal yang ringan, di tahun 2010 kemarin untuk pertama kalinya saya nonton film hitam putih. Biasanya sih saya paling malaaaasss nonton film-film jadul, apalagi masih hitam putih. Kebetulan film yang saya nonton itu adalah film pertama The Beatles, tahun 1964 yang judulnya A Hard Day’s Night. Karena saya memang sudah suka The Beatles sejak SMP, makanya saya sengaja begadang nonton film itu di Metro TV. Dari dulu saya sukanya Paul McCartney, tapi begitu melihat John Lennon di film itu – saya suka gayanya dan leluconnya yang sarkastik – serta merta saya mendeklarasikan …