Posts

Showing posts from July, 2013

Amplop Coklat

Image
Telah lama lewat masa-masa itu, sudah lama sekali lewat. Masa-masa dimana aku menyusuri pantai yang menarik garis panjang mengelilingi kota ini, berharap di antara orang-orang yang berjejalan itu aku bisa menemukan sosokmu dengan tiba-tiba. Atau ketika aku duduk termenung di sisi bukit yang membentangkan lanskap indah kota kecil kita, deretan atap rumah yang tampak mungil dari kejauhan dengan berbagai gradasi warna; merah, biru, coklat. Sebuah menara gereja menjulang kokoh seorang diri di tengah kota, tua dan kesepian dan dari kejauhan warna keemasan kubah masjid terbesar di kota kecil ini menemaninya. Hanya dari kejauhan. Seperti aku yang hanya bisa menemanimu dari kejauhan.

(Lagi) Tentang Mimpi

Image
Apa yang sebenarnya kita (saya) pikirkan tentang mimpi?
Saya punya mimpi yang cukup sederhana : menjadi seorang guru di pedalaman. Saya rasa sudah berulang kali saya berkoar-koar ingin menjadi guru, ya, hanya di lisan saja. Tapi apa yang membuat saya begitu ingin menjadi guru?

Tentang Sabar, Shalat, dan Kehilangan

Image
Allah adalah sebaik-baik penolong, Allah adalah sebaik-baik tempat kita menggantung harap.
Saya percaya, pertolongan Allah itu dekat, sedekat kita dengan kematian. Mungkin kita hanya tidak sadar, pertolongan Allah tidak selalu datang dalam bentuk yang kita inginkan. Bisa saja pertolongan Allah datang dalam bentuk yang tidak kita sukai, bahkan terkadang menyakitkan. Membuat kita mau tidak mau harus menangis. Tapi sementara saja, tidak akan lama. Karena setelah itu tangisan akan berganti keyakinan, betapa Allah sangat menyayangi kita. Betapa pertolongan Allah berdatangan dengan segera kepada kita. Ya, memang dengan sedikit air mata dan rasa sakit, tapi bukankah kasih sayang Allah tidak harus selalu datang dalam bentuk senyuman?

Barfi!

Image
Jika ingin mencintai dengan cara yang sederhana, mencintailah seperti Barfi.
Meskipun saya tidak setuju dengan cinta pada pandangan pertama, tapi Barfi jatuh cinta dengan sederhananya pada Shruti sejak pertama kali dia melihatnya.
Barfi seorang yang bisu dan tuli, terkenal di seantero Darjeeling karena keisengan dan kebaikan hatinya. Orang tuanya sebenarnya memberinya nama Murphy. Tapi jika ada yang bertanya siapa namanya, dia akan menjawab Barfi.

Lilin

Image
Saya lebih senang menyebutnya lilin. Lilin yang menemani saya dalam kegelapan yang sendiri dan yah, terkadang sepi...terkadang saja karena bagi saya definisi sepi tidak harus bersinggungan dengan kesendirian.
Dia cukup lilin. Sebatang lilin kecil berwana putih dengan cahaya mungilnya yang bergoyang kesana kemari bila dipermainkan angin. Cukup lilin. Bukan matahari pun bukan bulan. Cukup lilin dengan segala kesederhanaannya. Lilin yang akan meleleh sedikit demi sedikit untuk saya. Lilin, sederhana dan hangat.