Lima Belas September


Dulu saya selalu berpikir
Setiap kali menemani teman saya memilih gaun
Memilih undangan
Sibuk menuliskan daftar nama tamu
Memikirkan menu
Kapan saya akan mengalami kesibukan seperti dia?
Kapan saya akan memilih kartu undangan saya sendiri?
Memerhatikan setiap detil dari gaun dan dekorasi?
Mengingat-ingat semua teman dan sahabat yang saya ingin mereka hadir?
Memasukkan makanan kesukaan saya di daftar menu?

Ternyata seperti ini rasanya
Campuran antara gugup, sedikit takut
Cemas memikirkan detil
Gelisah memprediksi momen
Khawatir melewatkan hal-hal kecil

Begini ya rasanya 'kesibukan' itu?
Kesibukan di tengah rasa tak percaya dia datang begitu tiba-tiba
Masih tak percaya, namanya yang akan tertulis di kartu undangan bersama nama saya
Kadang belum percaya, Tuan pengangkat koper ternyata tiba tepat waktu

Semoga Allah memudahkan
Semoga Allah senantiasa menolong.


8.35 PM
150914

Comments

Popular posts from this blog

Saya dan Tahun 60-an

I (Don't) Love My Boss (Part I)

Pierre Tendean (Lagi-lagi)