Welcome to our website !

Matryoshka

“I write to give myself strength. I write to be the characters that I am not. I write to explore all the things I'm afraid of.” ― Joss Whedon

Sikap Dingin dan Angkuh Itu

By Wednesday, February 06, 2013


Dear calon adik ipar :p

Inuyasha, seharusnya saya langsung saja menulis surat untuk kakakmu, si wajah dingin-super cuek-menyeramkan-kejam-tanpa belas kasihan-tak berperasaan, Sesshomaru. Tapi saya rasa tak ada gunanya. Dia pasti tidak akan pernah mau membacanya dan langsung merobek surat ini menjadi serpihan kecil dengan pedang Tenseiga miliknya.

Jadi saya menulis surat ini untukmu, siapa tau nanti dirimu atau Kagome punya kesempatan untuk memberitahukan isinya pada laki-laki dengan segala hal yang menyeramkan itu.

Pertama, saya ingin minta maaf. Saya tipe orang yang selalu tidak pernah menyukai tokoh utama dalam sebuah cerita - apapun itu. Termasuk dalam kisahmu. Jadi jangan tersinggung ya kalau saya lebih menyukai Sessho (anggap saja itu panggilan akrab saya untuk dia :D) daripada kamu. Lagipula kamu sudah punya Kagome dan Kikyo. Dua orang perempuan yang sangat mencintaimu sampai rela terluka karenamu (eciyee, bahasanya). Lucky you!

Jujur saja, awalnya saya menyukai Sessho justru karena pandangan matanya yang menyeramkan dan ekspresinya yang dingin. Suaranya juga berat dan berwibawa (meski dia sangat irit bicara). Dia sangat pandai mengendalikan emosi dan tidak mudah terpengaruh. Dia seperti hidup di dalam dunianya sendiri, tidak peduli pada orang lain. Tapi mendadak pandangan saya padanya berubah sejak dia bertemu dengan Rin. Saya tau, meski dia terlihat kejam dan tak berperasaan dari luar, tapi di dalam dirinya dia sangat menyayangi Rin. Laki-laki yang sulit mengekspresikan perasaannya dan memilih mengungkapkannya dalam diam adalah laki-laki yang sangat keren!

Dia jutek, dia irit bicara, dia menyebalkan, angkuh, tapi sangaaaaattttt mengkhawatirkan Rin. Tidak seperti Miroku yang terlalu perhatian pada banyak perempuan dan sering membuat Sango cemburu berat. Atau seperti dirimu yang perhatiannya pakai jual mahal. Sessho berbeda. Dia perhatian dengan caranya sendiri. Dan sesungguhnya di dalam hatinya, dia memiliki perasaan yang istimewa.

Termasuk perasaannya pada Kagura. Saya benar-benar iri, si manusia tanpa ekspresi itu datang menemui Kagura menjelang kematiannya. Dengan dingin dia bilang hanya mengikuti bau Naraku ketika Kagura bertanya kenapa dia bisa ada di sini. Awalnya Kagura kecewa, mengira Sesshomaru datang untuk dirinya. Tapi ternyata Sessho mengakui, dia tau kalau itu Kagura, bukan Naraku (Hwaaa....saya sebal mendengar kalimat Sessho yang ini. Seharusnya dia tetap konsisten dengan keangkuhannya). Sessho bahkan berniat menyelamatkan Kagura sayang semuanya sudah terlambat. Kagura tidak bisa diselamatkan lagi. Dan kau tau apa yang Kagura katakan pada Sessho sebelum dia meninggal?

'Akhirnya aku dapat melihatmu lagi...'

*kunyah daun pisang*

Kakakmu itu bisa romantis juga ya? Meski wajah dinginnya tetap saja tidak hilang ketika dia melihat Kagura yang akan meninggal di depannya.

Oke, cukup, meskipun laki-laki angkuh-dingin-menyeramkan-tak berperasaan-tanpa ekspresi itu masih menyukai Kagura, saya tdak akan menyerah. Saya butuh dukunganmu, adik ipar! Juga dukungan dari Rin dan dari Jaken.

Salam hormat dari calon kakak ipar yang bukan Kagura :p

#30HariMenulisSuratCinta

You Might Also Like

2 komentar