Boleh Saya Jadi Tempat Kamu Pulang?

Boleh kan?
Saya ingin menjadi tempatmu menumpahkan segala keluh. Iya...saya tau...kita tidak boleh mengeluh. Tapi untukmu, saya akan mendengarkan setiap keluhmu agar kamu tau, apapun kondisimu, saya akan tetap menggenggam tanganmu.

Boleh kan?
Saya ingin menjadi teman berceritamu. Bercerita apa saja. Saya akan menyukai semua hal yang kamu sukai agar nanti ketika kita saling bercerita, saya akan bisa menanggapi setiap kisahmu. Saya ingin apapun yang kamu lakukan, kamu akan dengan senang hati menceritakannya kepada saya. Saya tidak akan pernah bosan mendengar ceritamu, agar kamu tau, meski beribu kali saya mendengar cerita yang sama, saya akan tetap menggenggam tanganmu.

Boleh kan?
Saya ingin menjadi satu-satunya orang yang akan selalu menerimamu kembali jika banyak orang di luar sana yang tidak peduli padamu. Saya tidak akan pernah lelah menghapus air matamu dan memeluk punggungmu. Hanya agar kamu tau, sejatuh apapun dirimu, saya akan tetap menggenggam tanganmu.

Boleh kan?
Saya ingin menjadi ombak yang tidak pernah lelah berusaha menyentuh garis pantai meski harus dihempaskan berkali-kali. Saya ingin menjadi wanita yang kuat di sisimu, yang tidak akan pernah kalah oleh egomu. Wanita yang tidak memiliki dunia lain selainmu. Wanita yang akan selalu mengalah untukmu. Agar kamu tau, seegois apapun dirimu, saya akan tetap menggenggam tanganmu.

Boleh kan?
Saya ingin mencintaimu tanpa titik, koma dan spasi.
Saya ingin mencintaimu tanpa lelah, sakit dan sedih.
Saya ingin mencintaimu tanpa mundur, berpaling, dan lari.
Saya ingin mencintaimu tanpa jeda, jarak dan tanpa nanti.

Boleh saya jadi tempat kamu pulang?

Comments

  1. Boleh.. Klo mmang itu smua yg bs buat kmu gak sedih lg hehe.. (just kiding) :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Saya dan Tahun 60-an

I (Don't) Love My Boss (Part I)

Pierre Tendean (Lagi-lagi)